Jejak Indonesia di Panggung Dunia: Memahami Kerja Sama dengan Berbagai Negara - Halo, Sobat Pembelajar! Pernahkah kamu membayangkan bagaimana sebuah negara bisa maju dan berkembang? Salah satu kuncinya adalah dengan berteman dan bekerja sama dengan negara-negara lain di seluruh dunia. Sama seperti kita di sekolah atau di rumah, kita tidak bisa hidup sendiri, kan? Kita butuh teman untuk bermain, belajar, atau berbagi cerita. Nah, sebuah negara juga begitu. Mereka butuh negara lain untuk banyak hal, mulai dari berdagang, bertukar ilmu, sampai menjaga perdamaian dunia.
Indonesia, sebagai negara besar di Asia Tenggara, sangat aktif dalam menjalin persahabatan dan kerja sama ini. Mengapa demikian? Apa saja bentuk kerja sama yang Indonesia lakukan? Dan apa manfaatnya bagi kita semua? Mari kita selami bersama serunya petualangan Indonesia di panggung dunia ini!
Pendahuluan: Mengapa Indonesia Bergaul dengan Dunia?
Bayangkan kamu punya banyak teman dari berbagai daerah dengan keahlian dan keunikan masing-masing. Ada yang jago matematika, ada yang pandai menggambar, ada yang hebat berolahraga. Dengan berteman dan saling membantu, kalian bisa melakukan banyak hal hebat bersama, bukan? Sebuah negara juga seperti itu. Indonesia punya banyak sumber daya alam yang melimpah, kebudayaan yang kaya, dan masyarakat yang ramah. Tapi, kita juga punya kebutuhan akan barang atau teknologi yang mungkin dibuat lebih baik oleh negara lain. Sebaliknya, negara lain juga butuh minyak bumi kita, kopi kita, atau keindahan alam kita.
Kerja sama internasional adalah kegiatan sebuah negara untuk menjalin hubungan baik dan melakukan kegiatan bersama dengan negara lain atau organisasi global. Tujuannya beragam, mulai dari memperlancar perdagangan, menjaga keamanan, bertukar ilmu pengetahuan dan teknologi, hingga mempromosikan budaya. Bagi Indonesia, bergaul dengan negara lain bukan sekadar basa-basi. Ini adalah cara untuk membuat negara kita lebih maju, lebih sejahtera, dan lebih dihormati di mata dunia. Indonesia percaya bahwa dengan bekerja sama, kita bisa menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, pandemi penyakit, atau masalah ekonomi bersama-sama, dan mencari solusi yang terbaik untuk semua.
Landasan Kerja Sama: Pondasi Persahabatan Global
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang kerja sama Indonesia, ada baiknya kita tahu dulu, apa sih dasar Indonesia dalam berteman dengan negara lain? Indonesia punya prinsip yang kuat, yaitu ""Politik Luar Negeri Bebas Aktif"". Apa artinya itu? ""Bebas"" berarti Indonesia tidak mau memihak pada salah satu blok kekuatan dunia, seperti dulu saat ada dua blok besar, yaitu blok Barat dan blok Timur. Indonesia punya kebebasan untuk menentukan sikap dan keputusannya sendiri sesuai dengan kepentingan bangsa.
Sedangkan ""Aktif"" berarti Indonesia tidak hanya diam saja, tapi ikut serta secara aktif dalam usaha menciptakan perdamaian dunia dan keadilan sosial. Indonesia selalu berusaha memberikan sumbangsih, ide, dan tenaga untuk menyelesaikan masalah-masalah global. Prinsip ini tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea keempat yang menyatakan ""ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial"". Selain itu, nilai-nilai Pancasila, terutama sila kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) dan sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia), juga menjadi landasan moral bagi setiap langkah Indonesia di kancah internasional. Dengan landasan ini, Indonesia berinteraksi dengan dunia bukan hanya untuk kepentingan sendiri, tapi juga untuk kebaikan bersama umat manusia.
Mengapa Indonesia Perlu Bergaul dengan Negara Lain? (Alasan Utama)
Ada banyak alasan penting mengapa Indonesia harus terus menjalin kerja sama dengan negara-negara lain. Ini seperti kita butuh berbagai jenis vitamin untuk tubuh agar tetap sehat, kan? Nah, kerja sama internasional adalah ""vitamin"" bagi kemajuan negara.
- Bidang Ekonomi: Meningkatkan Kesejahteraan Bersama
Indonesia kaya akan hasil alam seperti kelapa sawit, kopi, karet, batubara, dan gas alam. Dengan bekerja sama, kita bisa menjual (ekspor) produk-produk ini ke negara lain yang membutuhkan. Sebaliknya, kita juga bisa membeli (impor) barang-barang yang tidak diproduksi di Indonesia, seperti mesin-mesin canggih, pesawat terbang, atau vaksin. Kerja sama ekonomi juga mendorong investasi, artinya perusahaan asing menanam modal di Indonesia, membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat kita. Pariwisata juga berkembang karena banyak turis asing datang, membawa devisa, dan memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia. - Bidang Politik: Menjaga Kedaulatan dan Perdamaian
Dengan berteman, negara-negara akan saling menghormati kedaulatan satu sama lain. Indonesia bisa menyuarakan kepentingannya di forum-forum internasional dan mendapatkan dukungan. Ketika ada masalah global, Indonesia bisa ikut mencari solusi bersama. Misalnya, dalam menjaga perdamaian di wilayah yang berkonflik, Indonesia mengirimkan pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang bertanggung jawab dan peduli terhadap isu-isu kemanusiaan dan perdamaian dunia. - Bidang Sosial-Budaya: Saling Belajar dan Menghargai
Setiap negara punya budaya unik. Melalui kerja sama, kita bisa bertukar kebudayaan. Misalnya, pertunjukan tari tradisional Indonesia dipentaskan di luar negeri, atau sebaliknya, ada festival budaya dari negara lain di Indonesia. Ini membuat kita saling mengenal, menghargai perbedaan, dan memperkaya wawasan. Pertukaran pelajar juga merupakan bagian penting dari kerja sama sosial-budaya, di mana siswa atau mahasiswa Indonesia bisa belajar di luar negeri, dan begitu juga sebaliknya. - Bidang Keamanan: Bersatu Melawan Ancaman
Ancaman seperti terorisme, kejahatan narkoba, atau bencana alam tidak mengenal batas negara. Dengan kerja sama, negara-negara bisa berbagi informasi, teknologi, dan sumber daya untuk melawan ancaman ini. Misalnya, polisi dari berbagai negara bekerja sama memburu penjahat lintas negara, atau negara-negara saling membantu ketika terjadi gempa bumi atau tsunami. Ini sangat penting untuk menjaga stabilitas dan keselamatan warga. - Bidang Lingkungan Hidup: Menyelamatkan Bumi Bersama
Masalah perubahan iklim, pencemaran laut, atau kerusakan hutan adalah masalah yang dihadapi seluruh dunia. Tidak ada satu negara pun yang bisa menyelesaikannya sendiri. Indonesia aktif bekerja sama dengan negara lain untuk mencari solusi, seperti mengurangi emisi gas rumah kaca, menjaga hutan tropis, atau membersihkan lautan dari sampah plastik. Karena bumi ini rumah kita bersama, jadi harus dijaga bersama-sama.
Mengenal Ragam Bentuk Kerja Sama Indonesia
Kerja sama yang dilakukan Indonesia punya berbagai bentuk, tergantung dengan siapa kita bekerja sama dan seberapa luas lingkupnya. Mari kita lihat satu per satu.
Kerja Sama Bilateral: Bersahabat Dua Negara
Bentuk kerja sama ini adalah yang paling sederhana, yaitu kerja sama antara dua negara saja. Ibaratnya, kamu berteman akrab dengan satu orang temanmu untuk mengerjakan tugas kelompok. Indonesia punya banyak sekali teman dekat di seluruh dunia. Contohnya:
- Indonesia dan Malaysia: Karena letaknya berdekatan, kerja sama ini meliputi banyak hal, dari perdagangan, pendidikan (pertukaran pelajar), pariwisata, hingga menjaga keamanan perbatasan. Misalnya, pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Malaysia atau sebaliknya, wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Indonesia.
- Indonesia dan Jepang: Jepang adalah salah satu investor terbesar di Indonesia. Banyak pabrik mobil atau elektronik Jepang yang ada di Indonesia. Kita juga mengekspor gas alam cair dan hasil perikanan ke Jepang. Selain itu, ada juga kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan teknologi.
- Indonesia dan Australia: Kerja sama ini meliputi perdagangan (Australia menjual gandum dan sapi ke Indonesia, Indonesia menjual kendaraan dan tekstil ke Australia), pertahanan (latihan militer bersama), dan pendidikan (banyak pelajar Indonesia yang kuliah di Australia).
- Indonesia dan Arab Saudi: Terutama dalam bidang haji dan umrah, serta perdagangan minyak dan produk halal lainnya. Ada juga kerja sama dalam pertukaran budaya dan pendidikan Islam.
Kerja sama bilateral ini biasanya dibahas dalam pertemuan antar kepala negara atau menteri, dan hasilnya dituangkan dalam perjanjian-perjanjian khusus yang menguntungkan kedua belah pihak.
Kerja Sama Regional: Bersama Tetangga di Kawasan
Kerja sama regional melibatkan negara-negara yang berada dalam satu kawasan atau wilayah geografis yang sama. Ini seperti kamu dan teman-teman di satu kompleks perumahan yang bekerja sama untuk menjaga kebersihan lingkungan. Bagi Indonesia, organisasi regional yang paling penting adalah ASEAN (Association of Southeast Asian Nations).
- ASEAN: Didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand, oleh lima negara pelopor, salah satunya Indonesia. Saat ini, ASEAN beranggotakan sepuluh negara di Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja).
- Tujuan ASEAN:
- Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
- Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional.
- Meningkatkan kerja sama aktif dan saling membantu dalam masalah-masalah kepentingan bersama.
- Saling memberikan bantuan dalam bentuk fasilitas latihan dan penelitian.
- Meningkatkan kerja sama dengan organisasi internasional dan regional lainnya.
- Contoh Kerja Sama ASEAN:
- Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA): Mempermudah perdagangan antar negara anggota, sehingga barang-barang bisa bergerak bebas dan harga menjadi lebih bersaing. Ini juga membuka peluang kerja bagi warga ASEAN di negara anggota lain.
- ASEAN Political-Security Community (APSC): Menjaga keamanan dan perdamaian di kawasan.
- ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC): Mempromosikan pertukaran budaya, olahraga (seperti Sea Games), dan kerja sama pendidikan antar negara anggota.
- Penanggulangan Bencana: Negara-negara ASEAN sering bekerja sama membantu satu sama lain saat terjadi bencana alam.
Indonesia memainkan peran sangat penting di ASEAN, baik sebagai salah satu pendiri maupun sebagai pemimpin dalam berbagai inisiatif untuk kemajuan kawasan.
Kerja Sama Multilateral: Bersatu dalam Isu Global
Kerja sama multilateral melibatkan banyak negara di seluruh dunia untuk membahas isu-isu yang penting bagi semua. Ini seperti seluruh warga dunia berkumpul untuk mencari solusi atas masalah yang dihadapi bersama, misalnya pemanasan global atau kemiskinan. Organisasi-organisasi multilateral yang diikuti Indonesia antara lain:
- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB): Ini adalah organisasi terbesar di dunia yang bertujuan untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional, mengembangkan hubungan persahabatan antar bangsa, dan mempromosikan kerja sama internasional dalam memecahkan masalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan. Indonesia aktif mengirimkan Pasukan Perdamaian (Kontingen Garuda) ke wilayah konflik di bawah bendera PBB. Indonesia juga sering menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
- Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization - WTO): Bertujuan untuk mengatur dan melancarkan perdagangan internasional. Indonesia ikut serta agar produk-produknya bisa bersaing di pasar global dan tidak ada negara yang curang dalam berdagang.
- Kelompok Dua Puluh (G20): Ini adalah forum yang mempertemukan 19 negara dengan perekonomian terbesar di dunia ditambah Uni Eropa. Mereka membahas isu-isu penting seperti ekonomi global, perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan. Indonesia pernah menjadi tuan rumah KTT G20 pada tahun 2022 di Bali, yang menunjukkan peran penting Indonesia dalam ekonomi global.
- Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC): Forum kerja sama ekonomi untuk negara-negara di kawasan Asia-Pasifik. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi, kerja sama, perdagangan, dan investasi yang lebih baik di kawasan ini.
- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI): Forum kerja sama negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim di seluruh dunia. Indonesia berperan aktif dalam mempromosikan Islam yang moderat dan bekerja sama dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan ekonomi antar negara anggota.
Melalui kerja sama multilateral, suara Indonesia bisa didengar di tingkat dunia, dan kita bisa ikut berkontribusi dalam mencari solusi untuk masalah-masalah global yang kompleks.
Manfaat Nyata dari Kerja Sama Internasional
Kerja sama internasional memberikan banyak keuntungan yang bisa kita rasakan secara langsung maupun tidak langsung. Ini seperti ketika kita menanam pohon, buahnya bisa dinikmati oleh banyak orang.
- Perekonomian yang Lebih Kuat: Dengan ekspor, produk-produk Indonesia seperti batik, kopi, atau kerajinan tangan bisa dikenal dan dibeli oleh orang-orang di seluruh dunia. Impor membantu kita mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan dengan harga yang lebih baik. Investasi asing menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kemampuan industri kita. Pariwisata membawa uang dan memperkenalkan keindahan alam dan budaya Indonesia.
- Stabilitas Politik dan Keamanan: Hubungan baik dengan negara lain membuat Indonesia dihormati. Dukungan dari negara lain penting saat Indonesia menghadapi masalah. Partisipasi dalam misi perdamaian dunia juga menunjukkan tanggung jawab Indonesia sebagai anggota masyarakat internasional.
- Kemajuan Pengetahuan dan Teknologi: Melalui pertukaran pelajar dan ahli, Indonesia bisa belajar teknologi baru atau ilmu pengetahuan terbaru dari negara-negara maju. Misalnya, kerja sama dalam penelitian vaksin atau pengembangan energi terbarukan.
- Pelestarian Budaya dan Lingkungan: Budaya Indonesia bisa dikenal luas, dan kita juga bisa belajar dari budaya lain. Kerja sama dalam isu lingkungan membantu kita bersama-sama menjaga hutan, laut, dan udara agar tetap bersih dan lestari untuk generasi mendatang.
- Bantuan Kemanusiaan: Saat ada bencana alam di suatu negara, negara-negara lain seringkali memberikan bantuan. Indonesia juga sering menerima dan memberikan bantuan kemanusiaan, menunjukkan semangat gotong royong antar bangsa.
Tantangan dalam Menjalin Persahabatan Antarbangsa
Meskipun banyak manfaatnya, menjalin kerja sama internasional juga punya tantangan, lho. Sama seperti persahabatan kita, kadang ada beda pendapat atau masalah yang muncul. Beberapa tantangan itu antara lain:
- Perbedaan Kepentingan: Setiap negara punya kepentingan nasionalnya sendiri. Terkadang, kepentingan Indonesia bisa berbeda atau bahkan bertabrakan dengan kepentingan negara lain. Di sinilah dibutuhkan keahlian diplomat untuk bernegosiasi agar menemukan titik temu yang saling menguntungkan.
- Persaingan Ekonomi: Di pasar global, ada persaingan ketat antar negara. Indonesia harus mampu bersaing dalam kualitas produk dan harga agar barang-barangnya bisa laku di pasar internasional.
- Masalah Global yang Rumit: Isu-isu seperti perubahan iklim, terorisme, atau pandemi memerlukan solusi yang kompleks dan kesepakatan dari banyak negara, yang tidak selalu mudah dicapai.
- Perbedaan Budaya dan Sistem Pemerintahan: Perbedaan cara pandang, nilai-nilai, atau sistem politik bisa menjadi penghambat dalam menjalin kerja sama jika tidak ada saling pengertian dan toleransi.
Namun, dengan semangat saling menghargai dan mencari solusi bersama, tantangan-tantangan ini bisa diatasi agar kerja sama tetap berjalan lancar.
Bagaimana Kerja Sama Internasional Terlihat dalam Hidup Kita Sehari-hari? (Contoh Penerapan)
Mungkin kamu berpikir, ""Ah, kerja sama internasional itu urusan orang dewasa di pemerintahan, jauh dari hidupku!"" Eits, jangan salah! Banyak sekali hal-hal di sekitarmu yang merupakan hasil dari kerja sama Indonesia dengan negara-negara lain. Yuk, kita lihat beberapa contohnya:
- Makanan dan Minuman Favoritmu: Pernah makan mi instan atau roti? Gandum, bahan dasar mi dan roti, sebagian besar diimpor dari negara seperti Australia atau Amerika Serikat karena tidak bisa ditanam banyak di Indonesia. Begitu juga buah-buahan seperti apel dari Amerika Serikat atau kiwi dari Selandia Baru yang bisa kamu beli di supermarket.
- Pakaian dan Gadgetmu: Banyak pakaian yang kamu pakai mungkin menggunakan bahan baku kapas dari negara lain, atau diproduksi di pabrik yang menggunakan teknologi dari Jepang atau Korea Selatan. HP atau laptop yang kamu gunakan juga kebanyakan dirakit atau dibuat komponennya di berbagai negara, lalu diekspor ke Indonesia. Ini adalah contoh hasil perdagangan internasional.
- Pariwisata di Kotamu: Pernah melihat banyak turis asing di Bali, Yogyakarta, atau Jakarta? Mereka datang ke Indonesia karena promosi pariwisata yang gencar dilakukan Indonesia di luar negeri, serta adanya kerja sama penerbangan dengan banyak negara. Mereka membawa uang yang kemudian berputar di ekonomi lokal, membantu pedagang suvenir, hotel, atau restoran.
- Berita Internasional: Saat ada bencana alam di negara lain, seperti gempa di Turki atau banjir di Pakistan, seringkali Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa tim SAR, dokter, atau kebutuhan pokok. Ini adalah wujud kerja sama kemanusiaan. Sebaliknya, saat Indonesia tertimpa bencana, negara lain juga sering memberikan bantuan.
- Budaya dan Hiburan: Kamu mungkin suka menonton film atau mendengarkan musik dari Korea, Jepang, atau negara Barat. Ini adalah hasil dari pertukaran budaya. Sebaliknya, batik, gamelan, atau tari-tarian Indonesia juga sering dipentaskan di luar negeri, memperkenalkan kekayaan budaya kita ke dunia.
- Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan: Jika kamu melihat temanmu yang lancar berbahasa Inggris atau Mandarin, mungkin ia pernah ikut pertukaran pelajar atau program kursus yang diselenggarakan dengan dukungan kerja sama internasional. Beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri juga merupakan hasil dari kerja sama antarnegara.
Jadi, kamu lihat kan, kerja sama internasional itu tidak jauh dari kehidupan kita sehari-hari. Bahkan, banyak hal yang kita nikmati saat ini adalah berkat adanya jalinan persahabatan antarnegara!
Kesimpulan: Indonesia dan Semangat Kolaborasi Global
Dari pembahasan panjang kita ini, bisa kita tarik kesimpulan bahwa kerja sama Indonesia dengan negara-negara di dunia adalah sebuah keniscayaan, bukan sekadar pilihan. Indonesia adalah bagian dari keluarga besar bangsa-bangsa di dunia. Dengan landasan ""Politik Luar Negeri Bebas Aktif"" dan nilai-nilai Pancasila, Indonesia terus berupaya menjadi mitra yang baik dan aktif dalam mencari solusi untuk masalah-masalah global.
Melalui berbagai bentuk kerja sama—mulai dari bilateral dengan satu negara, regional bersama tetangga di Asia Tenggara, hingga multilateral dengan banyak negara di seluruh dunia—Indonesia mendapatkan banyak manfaat. Mulai dari peningkatan ekonomi, penguatan posisi politik di dunia, pertukaran budaya, hingga keamanan dan kemajuan ilmu pengetahuan. Tentu saja, ada tantangan yang harus dihadapi, namun dengan semangat persahabatan dan gotong royong, Indonesia terus berjuang untuk menciptakan dunia yang lebih damai, adil, dan sejahtera untuk semua.
Jadi, setiap kali kamu melihat produk impor, mendengar berita tentang bantuan kemanusiaan, atau melihat turis asing, ingatlah bahwa itu semua adalah bagian dari jejak Indonesia di panggung dunia yang luas. Mari kita dukung terus peran Indonesia dalam menjalin persahabatan global ini!
Ringkasan Bentuk Kerja Sama Indonesia
Agar lebih mudah diingat, berikut adalah ringkasan berbagai bentuk kerja sama yang dilakukan Indonesia:
| Bentuk Kerja Sama | Jumlah Negara Terlibat | Lingkup Wilayah | Contoh Organisasi/Kegiatan | Tujuan Utama |
|---|---|---|---|---|
| Bilateral | Dua Negara | Spesifik antar dua negara | Perjanjian dagang Indonesia-Jepang, Latihan militer Indonesia-Australia | Memenuhi kebutuhan spesifik kedua negara, mempererat hubungan |
| Regional | Beberapa Negara | Satu kawasan geografis (contoh: Asia Tenggara) | ASEAN (Masyarakat Ekonomi ASEAN, Sea Games) | Mendorong pertumbuhan, perdamaian, dan kerja sama di kawasan |
| Multilateral | Banyak Negara | Seluruh dunia atau lintas kawasan | PBB, WTO, G20, APEC, OKI | Menyelesaikan masalah global, menjaga perdamaian dunia, regulasi global |
Uji Pemahaman: Soal-Soal untukmu!
Yuk, coba jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini untuk menguji sejauh mana pemahamanmu tentang kerja sama Indonesia dengan negara-negara di dunia!
- Apa yang dimaksud dengan kerja sama internasional dan mengapa penting bagi Indonesia?
- Jelaskan prinsip dasar politik luar negeri Indonesia, yaitu ""bebas aktif"", dan berikan contoh penerapannya dalam kerja sama internasional!
- Sebutkan dan jelaskan tiga alasan utama mengapa Indonesia perlu menjalin kerja sama dengan negara-negara lain di dunia!
- Jelaskan perbedaan antara kerja sama bilateral, regional, dan multilateral, serta berikan satu contoh konkret untuk masing-masing!
- Sebagai negara pendiri ASEAN, apa saja peran penting Indonesia dalam organisasi tersebut?
- Sebutkan minimal tiga organisasi internasional multilateral yang diikuti Indonesia dan jelaskan mengapa keanggotaan Indonesia di dalamnya penting!
- Bagaimana kerja sama di bidang ekonomi dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari? Berikan minimal dua contoh!
- Selain di bidang ekonomi, sebutkan dan jelaskan manfaat lain dari kerja sama internasional bagi Indonesia!
- Sebutkan dua tantangan yang mungkin dihadapi Indonesia dalam menjalin kerja sama dengan negara lain!
- Berikan tiga contoh konkret bagaimana dampak kerja sama internasional dapat kamu rasakan atau lihat di lingkungan sekitarmu!
Post a Comment